HYPERLOOP PENGGANTI KERETA CEPAT

HYPERLOOP PENGGANTI KERETA CEPAT

HYPERLOOP PENGGANTI KERETA CEPAT

Teknologi transportasi saat ini memang ikut berkembang maju dengan pesat. Tak terkecuali Teknologi Hyperloop yang di sebut-sebut akan menggantikan Kereta cepat yang saat ini sudah banyak digunakan di negara negara maju.

Hyperloop dikatakan dapat menempuh jarak sejauh 600Km hanya dalam waktu 50menit saja. Teknologi Hyperloop saat ini sedang dikembangkan dan akan segera di produksi serta beroperasi dengan rute New York ke Washington DC.

BACA JUGA :

Hyperloop sendiri merupakan kereta berbentuk tabung vakum yang di prediksi mampu melaju hingga 800 kilometer/jam. Dan dalam sebuah tes beberapa waktu yang lalu tabung tersebut berhasil meluncur dalam lintasan magnetis sepanjang 270 meter.

Tabung itu melayang di atas lintasan di dalam sebuah terowongan yang tekanannya seperti pada kedalaman 60KM di bawah permukaan laut. Sistem ini menggunakan teknologi “mag-lev” yang sama seperti di pakai kereta berkecepatan tinggi di jepang.

Dimana levitasi elektromagnetik kereta api yang mengartikan tidak adanya traksi (gesekan) antara kereta dan rel. Hal ini berbeda dengan kereta tradisional yang berjalan di atas jalurnya. Ini merupakan awal era baru dari transportasi menurut ketua eksekutif Hyperloop One.

Hyperloop adalah versi kereta api yang di gagas pengusaha Elon Musk pendiri Tesla Motors, Paypal, dan perusahaan eksplorasi ruang angkasa spaceX, Musk yang pertama kali meluncurkan konsep hyperloop pada tahun 2013 kemudian membuka sumber teknologi dan tidak lagi terlibat secara langsung dalam pengembangannya.

Apabila proyek Hyperloop ini berhasil maka sudah di pastikan masa depan dunia transportasi akan lebih cerah. Orang akan dapat berpergian dengan jarak jauh namun dengan waktu yang singkat. Selain itu dampak yang paling terlihat adalah berkurangnya angka kemacetan di kota-kota besar yang mayoritas penduduknya menggunakan kendaraan pribadi. dengan tempo waktu yang singkat dapat menempuh jarak yang jauh sudah di pastikan orang akan lebih beralih menggunakan transportasi massal yang baru ini.

Related posts

Leave a Comment