Peminat Smartphone Dibawah 5 Juta

Peminat Smartphone Dibawah 5 Juta

Smartphone pada zaman ini merupakan suatu benda yang jadi keharusan bagi setiap manusia. Pasalnya dengan menggunakan smartphone kita merasakan semua kemudahan yang dapat digenggam, mulai dari mencari informasi, transaksi online hingga komunikasi dengan orang yang jauh.

Lembaga riset GfK melaporkan permintaan smartphone secara global pada kuartal keempat 2017 mencapai 397 juta unit, meningkat 1% dari tahun sebelumnya. Afrika dan Timur Tengah menjadi pendorong meningkatnya permintaan ponsel pintar tersebut.

BACA JUGA :

Baik itu Afrika maupun Timur Tengah sama-sama mengalami pertumbuhan permintaan smartphone sebesar 8%. Eropa Tengah dan Eropa Timur berada di urutan selanjutnya dengan permintaan yang tak jauh berbeda, yakni 7%.

Sementara itu, GfK menemukan harga jual rata-rata global turut meroket hingga 10% dari tahun ke tahun menjadi USD 363 atau hampir Rp 5 juta. GfK menyebutkan peningkatan harga jual rata-rata ponsel itu merupakan yang tercepat sampai saat ini.

“Ini terjadi seiring berkembangnya smartphone yang dilengkapi layar lebih besar dan bezeless yang memberi insentif kepada konsumen untuk membeli perangkat yang lebih mahal,” ujar Arndt Polifke, Global Director of PoS Telecom Research GfK, Kamis (25/1/2018).

Pada kuartal keempat 2017, pasar China unggul dengan jumlah permintaannya mencapai 114,7 juta unit ponsel. Angka tersebut menurun 3% bila dibandingkan tahun lalu yang permintaannya hingga 118,4 juta unit.

Kemudian disusul pasar Amerika Utara dengan 62 juta unit permintaan smartphone. Lalu, di sejumlah negara berkembang Asia, permintaan smartphone tembus 58,6 juta unit. Asia yang dimaksud meliputi Bangladesh, India, Indonesia, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Selanjutnya diduduki Timur Tengah dan Afrika dengan 46,2 juta unit smartphone, Amerika Latin 35 juta unit smartphone, Eropa Barat 37 juta smartphone, Eropa Tengah dan Timur 25,2 juta smartphone, dan pasar maju Asia dengan 18,5 juta smartphone. Pasar maju Asia ini adalah Australia, Hong Kong, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan.

Related posts